Alasan Warga Dadap Bertahan di Tengah Banjir Rob

waktu baca 1 minutes
Senin, 6 Des 2021 10:54 0 Redaksi TD

KABUPATEN TANGERANG | TD — Warga Kampung Cheng In atau kampung nelayan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, memilih bertahan di rumah masing-masing meski berhari-hari banjir rob merendam kawasan itu. “Kami menganggap banjir rob ini sudah biasa dan bertahan aja di rumah,” kata Misbah, warga Dadap, Senin 5 Desember 2021.

Misbah tinggal di RW 03, RT 01 perkampungan nelayan itu. Menurutnya, hampir seluruh perkampungan nelayan Dadap terendam banjir rob  dengan ketinggian 40-60 sentimeter. Banjir rob sudah terjadi sejak tiga hari lalu atau 4 Desember. “Airnya masih turun naik, sekarang lagi turun dari 60 jadi 30 senti,” kata Misbah.

Misbah mengatakan bagi warga kampung Cheng In, banjir rob sudah menjadi langganan dan sudah terbiasa dengan kondisi genangan air yang masuk ke rumah dan memenuhi pemukiman mereka. “Hampir setiap tahun seperti ini, kami tak pernah mengungsi, tunggu aja sampai airnya surut,” kata dia.

Misbah, adalah satu dari 2.739 keluarga yang bertahan dari gempuran banjir rob yang menerpa perkampungan nelayan Dadap dalam beberapa pekan terakhir ini. Dua pekan lalu, perkampungan nelayan ini terendam banjir rob selama tujuh hari.

Setelah sepekan surut, pada 4-5 Desember lalu, rob kembali datang. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tangerang di kampung Dadap, rob merendam rumah di 5 RW dan 9 RT. (Faraaz/Rom)

LAINNYA