Jalan Merpati Raya Tangsel Ditutup Mulai 22 Oktober, Ini 6 Jalur Alternatifnya

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Okt 2026 12:45 173 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD — Pengendara yang melintasi Jalan Merpati Raya, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Kamis, 22 Oktober 2026. Ruas jalan pada segmen POM Bensin Shell–Bintaro Hill akan ditutup hingga pekerjaan rekonstruksi Jembatan Merpati Raya selesai.

Penutupan tersebut dilakukan Pemerintah Kota Tangsel untuk mendukung proses rekonstruksi jembatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026. Selama pekerjaan berlangsung, pengendara diarahkan menggunakan jalur alternatif guna menjaga kelancaran mobilitas di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Robbi Cahyadi, menjelaskan bahwa pembatasan akses diperlukan untuk memberikan ruang kerja bagi pelaksana konstruksi sekaligus menjaga keselamatan pekerja dan masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengimbau pengguna jalan memperhatikan informasi penutupan sebelum bepergian, terutama bagi masyarakat yang rutin melintasi kawasan tersebut untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Enam Jalur Alternatif Jalan Merpati Raya

Untuk membantu mobilitas masyarakat selama penutupan berlangsung, Pemkot Tangsel menyiapkan enam jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan pengendara sesuai tujuan perjalanan.

Berikut enam jalur alternatif yang disiapkan:

  1. Jalan Boulevard UPJ
  2. Jalan Cendrawasih Raya
  3. Jalan Aria Putra
  4. Jalan Suka Damai (Eyang Agung)
  5. Jalan Suka Bakti
  6. Jalan Murai

Pengendara diimbau memilih jalur yang paling sesuai dengan tujuan perjalanan serta memperhatikan kondisi lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui. Pengguna jalan juga perlu mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas selama rekayasa lalu lintas diberlakukan.

Rekonstruksi Berlangsung hingga Desember 2026

Penutupan Jalan Merpati Raya berkaitan dengan rencana rekonstruksi jembatan yang mengalami kerusakan pada struktur penyangga ujung atau abutment. Kerusakan tersebut terjadi sekitar Oktober 2025 akibat gerusan aliran sungai.

Setelah melalui penanganan sementara dan evaluasi teknis, jembatan dinilai perlu direkonstruksi untuk memulihkan fungsi dan keamanannya. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2026.

Selama proses konstruksi, DSDABMBK akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas serta penerapan jalur alternatif. Pemasangan rambu dan pemberitahuan penutupan juga dilakukan untuk membantu pengguna jalan mengetahui perubahan akses.

Masyarakat dapat memantau informasi terbaru mengenai jadwal pekerjaan dan pengaturan lalu lintas melalui akun media sosial resmi DSDABMBK Kota Tangsel, @dsdabmbk.

Pengendara diharapkan merencanakan perjalanan lebih awal, menyesuaikan waktu keberangkatan bila diperlukan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar mobilitas tetap aman selama rekonstruksi Jembatan Merpati Raya berlangsung. (*)

LAINNYA