Exciting Banten Festival 2026 Jadi Langkah Pemprov Hidupkan Kembali Pariwisata Anyer

waktu baca 3 menit
Minggu, 28 Jun 2026 22:59 40 Nazwa

SERANG | TD — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengembalikan kejayaan kawasan wisata Anyer sebagai destinasi favorit wisatawan domestik. Salah satu langkah yang ditempuh ialah melalui penyelenggaraan Exciting Banten Festival 2026, yang digelar di Pantai Cibeureum I, Anyer, Kabupaten Serang, Minggu (28/6/2026).

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, festival tersebut bukan sekadar agenda promosi wisata, melainkan bagian dari upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.

Menurutnya, Anyer pernah menjadi destinasi utama masyarakat Jakarta dan wilayah aglomerasinya untuk menghabiskan waktu liburan. Namun, seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut perlu terus berbenah agar kembali menjadi pilihan utama wisatawan.

“Dalam memori saya, Anyer ini dulu menjadi top of mind warga sekitar Jakarta untuk berlibur. Namun hari ini harus kita akui, kita harus berbenah agar Anyer kembali menjadi top of mind tujuan wisata warga Jakarta dan aglomerasinya,” ujar Andra.

Ia mengatakan, Banten memiliki modal besar untuk mengembangkan sektor pariwisata, terutama dengan garis pantai yang membentang panjang serta karakter laut yang beragam. Potensi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan sehingga mampu memberikan pengalaman terbaik bagi setiap wisatawan.

“Kita dianugerahi alam yang indah di ujung barat Pulau Jawa. Kita memiliki garis pantai yang sangat panjang dengan dua karakter laut yang berbeda. Kita tidak perlu terbang jauh-jauh untuk menikmati wisata pantai, wisata air, maupun olahraga air,” katanya.

Karena itu, Andra mengajak seluruh pelaku pariwisata, mulai dari pengelola hotel, Balawista, pelaku usaha, hingga masyarakat di kawasan Anyer-Cinangka untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan keramahan kepada para wisatawan.

Menurutnya, penerapan standar pelayanan (hospitality) menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata Banten.

“Hospitality harus menjadi sesuatu yang kita lakukan. Kita harus memiliki standar pelayanan, standar tempatnya, dan standar keamanannya sehingga pengalaman orang berwisata ke wilayah kita menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Serang,” ungkapnya.

Selain peningkatan pelayanan, Andra juga meminta pengawasan di kawasan wisata dilakukan secara rutin, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait melakukan patroli bersama guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan.

“Saya juga meminta setiap hari libur dan setiap musim wisata dilakukan kontrol serta patroli bersama pemerintah kabupaten/kota, Satpol PP, Dishub, dan instansi terkait agar wisatawan merasa lebih nyaman dan lebih aman selama berkunjung ke Banten,” katanya.

Puncak Exciting Banten Festival 2026 diawali dengan senam bersama yang diikuti ratusan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran layanan informasi pariwisata berbasis kecerdasan buatan (AI), penyerahan hadiah lomba Banten Punya Bakat, pemberian Sertifikat Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) kepada Desa Wisata Cikolelet dan Kampung Wisata Cikadu, serta peninjauan area pameran yang menghadirkan puluhan tenant ekonomi kreatif dan layanan publik.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Yandri Susanto menilai pengembangan kawasan wisata perlu diintegrasikan dengan desa wisata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Wisatawan nantinya bukan hanya menikmati pantai, tetapi juga wisata kuliner, wisata budaya, dan keindahan desa. Kalau konsep ini berjalan, gerakan Ayo ke Banten atau Ayo ke Desa akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Yandri.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti menambahkan, Exciting Banten Festival menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi momentum kebangkitan pariwisata Banten sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. (*)

LAINNYA