Pria Coba Bunuh Diri di JPO Daan Mogot Tangerang, Berhasil Diamankan Polisi Usai Negosiasi 90 Menit

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Mar 2026 12:16 66 Redaksi

TANGERANG | TD — Seorang pria berinisial A (29) mencoba mengakhiri hidupnya dengan naik ke papan reklame di atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Daan Mogot Km 19,6, Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Senin (23/3/2026) malam.

Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada anggota piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Batuceper sekitar pukul 20.25 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, petugas piket bersama piket fungsi yang dipimpin Kapolsek Batuceper langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kecamatan Batuceper.

Kapolsek Batuceper, Kompol Gunawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Warga melaporkan adanya seorang laki-laki yang sudah berada di atas papan reklame JPO. Kami langsung menuju lokasi dan melakukan upaya komunikasi serta negosiasi,” ujarnya, Selasa, 24 Maret 2026.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut berdiri di atas papan reklame dengan ketinggian yang berisiko. Aparat kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk yang bersangkutan agar mengurungkan niatnya.

Selama proses penanganan, petugas menutup sebagian lajur Jalan Daan Mogot arah Tangerang guna mengamankan situasi. Negosiasi dilakukan secara intensif selama kurang lebih 90 menit.

“Proses negosiasi berlangsung cukup lama, namun berkat upaya persuasif anggota di lapangan, yang bersangkutan akhirnya dapat diamankan dengan selamat,” tambahnya.

Sekitar pukul 22.26 WIB hingga 00.30 WIB, pria tersebut berhasil diamankan oleh petugas Polsek Batuceper dengan bantuan dari Polres Metro Tangerang Kota dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang.

Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans ke Polres Metro Tangerang Kota untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan data yang dihimpun, pria tersebut merupakan warga Perumnas 1 Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Ia diketahui bekerja sebagai pengamen dan berstatus duda.

Dari hasil keterangan awal, yang bersangkutan diduga mengalami stres berat akibat permasalahan keluarga, termasuk perceraian orang tua serta meninggalnya sang ayah. Kondisi tersebut diperparah dengan ketidakstabilan ekonomi, sehingga memicu keinginan untuk mengakhiri hidup.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Layanan Bantuan

Bunuh diri bukanlah solusi atas persoalan hidup, seberat apa pun tekanan yang dihadapi. Bagi siapa pun yang sedang mengalami kondisi emosional berat, depresi, atau memiliki dorongan untuk menyakiti diri, disarankan segera mencari bantuan profesional.

Masyarakat dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas atau rumah sakit. Selain itu, tersedia layanan bantuan dari Kementerian Kesehatan yang dapat diakses selama 24 jam melalui Call Center Halo Kemenkes di nomor 1500-567.

Layanan dukungan juga dapat diakses melalui pesan singkat di nomor 081281562620, faksimili di (021) 5223002 atau 52921669, serta melalui surat elektronik di alamat kontak@kemkes.go.id. Aplikasi pendamping kesehatan mental juga tersedia untuk diunduh guna membantu masyarakat mendapatkan dukungan awal secara lebih mudah. (*)

LAINNYA