ASN Baru Tangerang Dilantik, Bupati Minta Responsif, Adaptif, dan Profesional

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 14 Feb 2026 11:13 0 Nazwa

TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 11 lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) formasi tahun anggaran 2024. Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan Keputusan Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2025 dari lulusan PTDI-STTD. Prosesi berlangsung di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (13/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat kepada para aparatur yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa profesi ASN bukan semata-mata pekerjaan untuk memperoleh penghasilan, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat. Jadikan status ASN sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan harus dimaknai lebih dari sekadar formalitas. Menurutnya, sumpah tersebut mencerminkan komitmen moral, spiritual, dan profesional yang wajib diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, dengan menjunjung tinggi integritas dan etika kerja.

“Sumpah dan janji yang telah diucapkan adalah ikatan moral. Laksanakan tugas dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, dan tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati menuntut para ASN agar mampu menunjukkan kinerja yang:

Solutif – sanggup menghadirkan solusi atas persoalan di lapangan.
Responsif – sigap menanggapi kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Adaptif – terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan dinamika zaman.

Menutup sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menginstruksikan seluruh jajaran untuk menginternalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta menjaga etika profesi demi mencegah pelanggaran yang dapat merugikan institusi.

“Jadilah contoh yang baik di tengah masyarakat. Tingkatkan kompetensi, terus belajar, dan berinovasilah untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (*)

LAINNYA