Irjen Pol. Hengki menerima Satyalancana Wira Karya atas dedikasi dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Banten. (Foto: Ist)SERANG | TD — Kepala Kepolisian Daerah Banten, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Jumat (13/02/2026) di SPPG Palmerah Polres Jakarta Barat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program inovatif yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, guna menekan angka stunting dan malnutrisi.
Dari target awal 18 unit, Polda Banten telah mengembangkan 76 titik lokasi SPPG. Sebanyak 12 unit telah beroperasi, 11 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 53 unit masih dalam proses pembangunan. Pada kesempatan itu, 12 unit SPPG diresmikan operasionalnya, sementara 15 unit lainnya melaksanakan peletakan batu pertama.
Saat ini, SPPG Polda Banten melayani 160 sekolah yang terdiri dari 56 TK, 64 SD, 25 SMP/sederajat, 13 SMA/sederajat, serta 2 pondok pesantren. Total penerima manfaat mencapai 34.381 orang, meliputi 30.014 siswa, 3.408 golongan B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita), serta 959 santri.
Ke depan, jika seluruh unit SPPG telah beroperasi penuh, program ini ditargetkan menjangkau 690 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 228.313 orang, terdiri dari 195.600 siswa, 8.805 santri, dan 23.908 golongan B3.
Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Banten.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan inovasi dalam menghadirkan program SPPG yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polda Banten,” ujarnya.
Dengan penghargaan tersebut, Polda Banten berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program SPPG serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung terciptanya generasi Banten yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (*)