Antusiasme dan semangat sportif terlihat dari para pemain futsal muda dari berbagai sekolah di Tangerang, siap bertanding dalam gelaran SCS 2026 di Pondok Pesantren Subulussalam. Semoga menjadi pengalaman berharga dan ajang mempererat tali silaturahmi antar generasi muda! (Foto: Ist)TANGERANG | TD – Pondok Pesantren Subulussalam, Kresek, menggelar menggelar Subulussalam Championship Series (SCS) pada 6–8 Februari 2026 lalu. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dirangkaikan dengan peresmian gedung baru bernama Galaksi Niama, yang difungsikan sebagai aula dan ruang kreasi santri.

SCS menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi bagi sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan bakat dan minat peserta didik di bidang keagamaan, seni, dan olahraga, sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, percaya diri, serta akhlak mulia sejak dini.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang berlangsung khidmat di lingkungan pesantren. Antusiasme peserta dan guru pendamping terlihat sejak awal acara.
Cabang lomba tahfidz diikuti 29 peserta dari berbagai sekolah, di antaranya SD Subulussalam 1, MI Kandawati 1, MI Qur’an Garden, SDIT Hidayatul Mustafid, SDS Islam Alrasyid, MIS Daarul Hikmah Onyam, MI Nurul Iman Tangerang, hingga SDIT Al-A’raf. Para peserta menunjukkan kualitas hafalan Al-Qur’an serta ketepatan tajwid di hadapan dewan juri.
Lomba menggambar diikuti 20 peserta dari sejumlah sekolah seperti SDN Bakung 2, MI Al-Khairiyah Kandawati, SDIT Hidayatul Mustafid, SKhN 01 Kabupaten Tangerang, hingga MI Al Hafidz. Kreativitas dan imajinasi anak-anak tampak dalam karya yang mereka tampilkan.
Selain itu, fashion show menjadi panggung bagi perwakilan sekolah untuk tampil percaya diri dengan busana terbaik. Kegiatan ini melatih keberanian serta ekspresi diri peserta.
Cabang olahraga badminton putra dan putri juga digelar pada hari pertama. Pertandingan berlangsung kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play.
Pada 7–8 Februari 2026, pertandingan futsal digelar dengan diikuti 20 tim dari berbagai sekolah, di antaranya SDN Bakung, Griya Tahfidz Cakung, SD Nurul Falah, MI Al-Khairiyah Bendung Malang, SDIT Subulussalam, SDIT Mambaussalam, SDN Panenjoan, MI Al-Hidayah Pule, hingga MIS Daarul Hikmah Onyam.
Pertandingan berlangsung seru sejak babak penyisihan hingga final. Setiap tim menunjukkan kerja sama solid, strategi permainan, dan semangat juang tinggi.

Peserta menerima trofi dan sertifikat penghargaan pada ajang Subulussalam Championship Series (SCS) 2026 di Pondok Pesantren Subulussalam, Kresek. (Foto: Ist)
Rangkaian SCS resmi ditutup pada 8 Februari 2026. Momen penutupan menjadi ajang apresiasi bagi seluruh peserta, guru pendamping, panitia, dan pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan.
Melalui SCS, Pondok Pesantren Subulussalam menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta penguatan nilai keislaman dan sportivitas. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai investasi pembinaan generasi muda di Tangerang.
Penulis: Ahmad Syifa Al Qulub, Santri Subulussalam. (*)