Bear Market 2026 : Indeks Fear & Greed  Lebih Parah Dibandingkan Bear Market 2022

waktu baca 4 minutes
Jumat, 13 Feb 2026 15:02 0 Nazwa

KRIPTO | TD – Pasar kripto saat ini sedang berada pada kondisi yang tidak biasa. Kerusakan psikologis pasar sudah menyentuh level ekstrem, sementara kedalaman koreksi harga Bitcoin belum sedalam Bear Market 2022. Ketidaksinkronan antara sentimen publik dan harga aktual inilah yang membuat fase ini perlu dibaca dengan hati-hati, karena ia berpotensi menyesatkan keputusan investasi jika hanya dilihat dari satu sisi.

Perbandingan Objektif: Harga vs Sentimen

Bear Market 2022

  • Koreksi Bitcoin: sekitar −77% dari puncak ke dasar.
  • Indeks Fear & Greed beberapa kali masuk zona Extreme Fear.
  • Skor terendah yang tercatat berada di kisaran 6, terutama pasca runtuhnya Terra/LUNA.

Kondisi Pasar Saat Ini

  • Koreksi Bitcoin sementara: sekitar −53%.
  • Bahkan jika skenario terburuk membawa koreksi hingga −60%, secara matematis masih lebih dangkal dibanding 2022.
  • Namun, Indeks Fear & Greed telah turun hingga skor 5, yang secara historis lebih rendah daripada titik terburuk 2022.

Artinya adalah tingkat ketakutan pasar saat ini secara psikologis lebih parah dibanding Bear Market 2022, meskipun harga Bitcoin belum mengalami kehancuran sedalam itu.

Mengapa Koreksi Belum Sedalam 2022, Tapi Sentimen Sudah Lebih Parah?

Inilah inti persoalan yang sering disalahpahami.

1. Kecepatan Kejatuhan Lebih Merusak Psikologi daripada Kedalaman Kejatuhan

Pasar lebih mudah trauma ketika harga jatuh secara cepat dan brutal dalam waktu singkat, dibanding jatuh perlahan tapi dalam.

  • Kejatuhan cepat menciptakan ilusi “jatuh tanpa dasar”.
  • Otak manusia lebih takut pada ketidakpastian arah dibanding angka kerugian itu sendiri.

Akibatnya meskipun persentase koreksi belum ekstrem, respons emosional pasar sudah runtuh lebih dulu.

2. Ritel Bereaksi pada Hilangnya Rasa Aman, Bukan pada Angka Persentase

Mayoritas pelaku pasar ritel:

  • Tidak menghitung apakah koreksi −50% atau −70%.
  • Yang dirasakan adalah kehilangan kontrol, ketidakpastian, dan takut harga tidak akan kembali.

Di fase ini, keputusan jual bukan didorong logika valuasi, tetapi dorongan psikologis untuk “menyelamatkan sisa modal”.

3. Struktur Leverage Membuat Ketakutan Menyebar Lebih Cepat

Pasar kripto saat ini jauh lebih sensitif terhadap:

  • Likuidasi berantai,
  • Forced sell akibat leverage,
  • Margin call otomatis.

Struktur ini membuat tekanan psikologis menyebar lebih cepat dibanding siklus 2022, meskipun harga belum mencapai titik kehancuran yang sama.

Makna Strategis Fear & Greed di Level Ekstrem

Indeks Fear & Greed bukan alat timing presisi, melainkan termometer emosi kolektif.

Ketika indeks ini:

  • Menyentuh level sangat rendah,
  • Lebih rendah dari titik trauma siklus sebelumnya,

maka pasar sedang berada di fase jenuh jual ekstrem, di mana:

  • Ritel cenderung menyerah,
  • Smart money mulai mengamati dan melakukan akumulasi bertahap, bukan agresif.

Penutup

Bear Market 2022 adalah fase kehancuran harga terdalam dalam sejarah kripto modern. Namun kondisi saat ini menunjukkan pola berbeda, yaitu : sentimen sudah hancur lebih dulu, bahkan melampaui ketakutan 2022, sementara harga Bitcoin belum mencapai kedalaman yang setara dengan kehancuran 2022.

Fakta lapangan menunjukkan bahwa posisi paling berat justru terbentuk ketika Bitcoin turun dari kisaran 126.000 ke 110.000, lalu banyak investor yang melakukan pembelian agresif di area 100.000 ke atas dengan asumsi bahwa koreksi sudah selesai. Pada fase tersebut ketakutan belum maksimal dan fase penurunan bitcoin baru ⅓ jalan, sehingga keputusan beli secara ALL IN didorong oleh harapan pada harga yang cepat pulih, bukan oleh struktur siklus.

Sebaliknya, pada kondisi saat ini yaitu ketika Bitcoin sudah berada di sekitar area 60.000 dan Indeks Fear & Greed telah menyentuh zona ketakutan ekstrem, justru merepresentasikan fase di mana risiko psikologis terbesar sudah terjadi lebih dulu, sementara risiko harga relatif mulai menyempit. Inilah perbedaan mendasar antara nyangkut di atas dan akumulasi di bawah.

Dengan kata lain, secara momentum psikologis, pasar tidak lagi berbahaya ketika ketakutan sudah berada di dasar, tetapi keadaan justru berbahaya ketika rasa aman palsu masih mendominasi di harga tinggi. Oleh karena itu, fase seperti sekarang secara struktural lebih rasional untuk mulai membeli, bukan karena euforia, melainkan karena sebagian besar kesalahan emosional kolektif pasar sudah lebih dulu terjadi.

Penulis : Sugeng Prasetyo


Disclaimer: Perdagangan dan investasi aset kripto mengandung risiko signifikan. Konten ini dibuat hanya untuk keperluan informasi dan edukasi, bukan sebagai saran atau ajakan investasi. Penulis serta redaksi TangerangDaily.id tidak memikul tanggung jawab atas potensi kerugian yang timbul dari keputusan yang diambil berdasarkan materi ini. Pembaca diimbau melakukan kajian mandiri dan mempertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum melakukan investasi. (*)

LAINNYA