Wali Kota Sachrudin Buka Tangerang Got Talent, Dorong Seni sebagai Perekat Sosial

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 17 Jan 2026 15:33 0 Nazwa

KOTA TANGERANG | TD – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen menyediakan ruang publik yang terbuka serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan ajang Tangerang Got Talent (TGT), yang menjadi sarana bagi warga untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Kota Tangerang.

Komitmen itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat membuka Babak Showcase Tangerang Got Talent yang digelar di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Jumat (16/1/2025).

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam menyatukan masyarakat di tengah keberagaman yang ada di Kota Tangerang.

Menurutnya, seni bukan semata ajang kompetisi, melainkan media untuk membangun solidaritas, keberanian berekspresi, dan identitas kebanggaan sebagai warga Kota Tangerang.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Gedung Seni Budaya Kota Tangerang merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas yang representatif bagi aktivitas seni dan budaya masyarakat.

Pemkot Tangerang, lanjutnya, akan terus mendorong terciptanya ruang-ruang ekspresi yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas seni dan para pelaku budaya, karena kota yang berkualitas adalah kota yang memberi ruang bagi warganya untuk berkarya dan merasa dihargai.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut memberikan apresiasi atas sinergi Serikat Pemersatu Seniman Indonesia (SPSI) Kota Tangerang bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dalam menyukseskan pelaksanaan Tangerang Got Talent.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum kebersamaan dengan mengisinya melalui karya, kreativitas, dan semangat membangun Kota Tangerang secara kolektif.

Babak Showcase Tangerang Got Talent diikuti oleh 74 peserta dengan beragam penampilan seni, mulai dari tarik suara hingga seni tari. Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni sesi pagi yang diikuti 32 peserta dan sesi siang dengan 42 peserta. (*)

LAINNYA