Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid (berkemeja putih, menunjuk ke atas), didampingi oleh perangkat daerah setempat, sedang mengamati langsung struktur atap rumah Ibu Sati yang rusak saat melakukan kunjungan kerja, Rabu (14/1). Dalam kesempatan tersebut, Bupati berbincang dengan Ibu Sati dan memastikan akan memberikan bantuan pembangunan ulang rumah yang lebih sehat dan layak huni. (Foto: Ist)TANGERANG | TD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mendatangi kediaman Ibu Sati (63), seorang janda warga Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang beberapa hari lalu, Rabu (14/1/26).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kepala Desa Talok beserta perangkat desa, meninjau langsung kondisi rumah Ibu Sati. Pada kesempatan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem dan hujan berkepanjangan.
Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa rumah Ibu Sati harus segera dibangun kembali melalui kerja sama dan gotong royong berbagai pihak agar dapat kembali ditempati dengan layak.
“Rumah Bu Sati ini roboh pada hari Senin akibat hujan dan angin kencang. Alhamdulillah, hari ini kami hadir bersama anggota dewan, camat, lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga Bu Sati tidak lagi kehujanan dan dapat tinggal dengan nyaman,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menegaskan bahwa proses perbaikan tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penataan rumah agar memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan.
“Nantinya rumah akan ditata supaya lebih sehat, memiliki ventilasi yang baik, kamar mandi, serta kamar tidur. Harapannya, rumah ini menjadi bersih, sehat, dan memberikan manfaat bagi Bu Sati, keluarganya, serta lingkungan sekitar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid mengimbau seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan desa untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan yang berpotensi memicu bencana. Ia juga meminta camat, kepala desa, RT, RW, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mengaktifkan kembali kegiatan kerja bakti, khususnya membersihkan saluran air.
“Pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini. Saya meminta seluruh perangkat wilayah dan warga untuk tetap waspada, siaga, dan rutin membersihkan saluran air agar fungsinya tetap optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ibu Sati mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang telah membantu dan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ucapnya dengan haru. (*)