Banjir Masih Melanda Kota Serang, Agis Gerak Cepat Temui Warga Grand Sutera: Pastikan Penangan Tepat

waktu baca 2 minutes
Senin, 12 Jan 2026 16:09 0 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Serang sejak malam hari hingga sore hari menyebabkan banjir masih melanda sejumlah wilayah, Selasa (12/1/2026). Salah satu kawasan terdampak parah adalah Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, di mana ratusan rumah warga terendam banjir dan memaksa sebagian warga mengungsi.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama di dalam Kota Serang. Beberapa titik yang terpantau tergenang antara lain Jalan Raya depan Kampus UT Serang, kawasan Patung, depan Hotel Ledian, serta Jalan Trip Jamaksari menuju pertigaan Pasar Rau. Di beberapa lokasi, ketinggian air bahkan mencapai selutut orang dewasa akibat meluapnya aliran sungai hingga ke badan jalan.

Mendapati kondisi tersebut, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia bergerak cepat meninjau langsung lokasi banjir di Perumahan Grand Sutera. Terlihat Agis tidak ragu menerjang genangan air yang masuk hingga ke dalam rumah warga untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak.

Dalam kunjungannya, Agis menyapa warga satu per satu dan menanyakan kondisi mereka, terutama terkait kebutuhan pangan. Hal ini dilakukan karena sebagian besar peralatan memasak milik warga masih terendam banjir sehingga menyulitkan mereka untuk menyiapkan makanan.

Melihat sejumlah warga terpaksa mengungsi, Agis langsung menghubungi Kepala Dinas Sosial Kota Serang, M. Ibra Gholibi, agar segera mengirimkan bantuan makanan ke dapur umum swadaya yang didirikan warga di Mushola Baitusalam Ar-Rizki.

“Pak Kadis, segera kirim bantuan makanan ke dapur warga di Grand Sutera,” perintah Agis melalui sambungan telepon.

Menurut keterangan warga, Komplek Grand Sutera memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan lebat. Meski demikian, banjir yang terjadi hari ini disebut sebagai salah satu yang terparah, setelah kejadian serupa pada tahun 2022 silam yang juga sempat merendam rumah-rumah warga dan memaksa mereka mengungsi.

Tercatat ratusan rumah yang tersebar di Komplek A, B, C, D, E, dan G Perumahan Grand Sutera terendam banjir pada peristiwa kali ini. Pemerintah Kota Serang terus melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

Sambung Agis, penanganan banjir diawali dengan memperhatikan kebutuhan pangan warga, sebelum nantinya penanganan normalisasi sungai dilanjutkan.

“Saat ini yang harus kita perhatikan adalah soal kebutuhan makanan dan kesehatan warga dulu, selanjutnya kita akan tangani soal sungai yang mengalami pendanvkalan bersama pihak terkait, ” tegas Agis.

Menyikapi banyaknya titik banjir di Kota Serang, Agis mengajak kepada segenap laoisan masyarakat untuk kompak menjaga lingkungan sekitar, termaduk tidak mendirikan bangunan disepanjang aliran sungai yang dapat menyebabkan penyempitan.

LAINNYA