Kuliah Umum LDKM UNPRI, Bupati Tangerang Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Calon Pemimpin Bangsa

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Des 2025 11:24 193 Nazwa

TANGERANG | TD — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengajak mahasiswa menumbuhkan keberanian dalam setiap aspek kehidupan, terutama saat berusaha, menimba ilmu, dan memikul tanggung jawab. Ajakan tersebut disampaikan saat kuliah umum di Universitas Pramita Indonesia pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Vol. II Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Diklat Pemda Kitri Bhakti, Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/12/25).

Dalam paparannya, Maesyal Rasyid menyoroti posisi strategis mahasiswa sebagai agen perubahan, mulai dari lingkungan terdekat hingga skala nasional. Ia menilai, kontribusi mahasiswa sangat menentukan dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Mahasiswa perlu tumbuh sebagai generasi unggul yang berakhlak, kritis, dan berani mencoba. Kekeliruan adalah bagian dari proses; yang terpenting terus berusaha dan belajar,” tuturnya.

Ia menegaskan, target Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif generasi muda. Karena itu, mahasiswa dituntut belajar dengan sungguh-sungguh agar menjadi SDM berkualitas yang mampu membawa Indonesia sejajar dengan negara maju.

“Tidak ada kemajuan tanpa proses. Pelajar dan mahasiswa adalah calon pemimpin serta agen perubahan yang akan menentukan arah bangsa,” katanya.

Maesyal Rasyid juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam peningkatan kualitas SDM melalui sejumlah program unggulan. Di antaranya beasiswa pendidikan hingga lulus, termasuk kesempatan studi ke perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Swiss German University, serta Al-Azhar Kairo. Selain itu, Pemkab juga menggulirkan program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta.

“Beasiswa telah diberikan kepada ratusan mahasiswa hingga lulus, baik di kampus dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.

Menutup materi, Maesyal Rasyid berpesan agar peserta LDKM memacu diri membangun karakter kepemimpinan sejak dini. Calon pemimpin, katanya, harus menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku agar mampu menjadi teladan serta inspirasi bagi orang lain.

“Pemimpin harus konsisten antara ucapan dan perbuatan. Apa yang dilakukan akan dicontoh oleh yang dipimpin. Persiapkan diri sebaik mungkin sejak sekarang,” pungkasnya. (*)

LAINNYA