Smartwatch: Teknologi Kecil yang Mengubah Cara Kita Menjaga Kesehatan

waktu baca 3 minutes
Rabu, 10 Des 2025 20:50 0 Nazwa

TEKNO | TD Smartwatch kini bukan lagi sekadar pelengkap gaya hidup. Perangkat kecil yang melingkar di pergelangan tangan ini telah berkembang menjadi alat kesehatan digital yang mampu memantau aktivitas harian, kondisi tubuh, hingga memberi peringatan dini terhadap masalah kesehatan.

Dengan sensor yang makin canggih, daya baterai lebih efisien, serta konektivitas yang stabil, smartwatch telah menjadi bagian penting dalam dunia health tech. Bagi banyak orang, smartwatch bahkan menjadi “teman kesehatan” yang selalu siap memantau mereka sepanjang hari.

Mengapa Smartwatch Begitu Berpengaruh?

Pertumbuhan wearable technology belakangan ini jauh lebih cepat dari perangkat elektronik lain. Salah satu alasannya adalah fungsi kesehatan di dalam smartwatch yang semakin lengkap dan mudah digunakan.

Beberapa keunggulan yang membuat smartwatch menarik di dunia kesehatan:

  • Selalu menempel di tubuh, sehingga pemantauan berlangsung 24 jam.
  • Dilengkapi sensor canggih, seperti detak jantung, gerakan, oksigen darah (SpO₂), dan sensor optik.
  • Harga makin terjangkau, sehingga mudah diakses banyak orang.
  • Konektivitas Bluetooth dan internet, membuat data dapat dipantau lewat smartphone atau aplikasi kesehatan.

Dengan kombinasi ini, smartwatch menjadi perangkat ideal untuk kesehatan harian maupun kebutuhan medis.

Teknologi di Balik Smartwatch

Walaupun kecil, smartwatch berisi komponen teknologi yang cukup kompleks, di antaranya:

  • Mikroprosesor yang menjadi otak perangkat
  • Motherboard yang menghubungkan semua komponen
  • Baterai lithium polymer yang tahan lama
  • Sensor gerak, seperti accelerometer dan gyroscope
  • Sensor kesehatan, seperti sensor detak jantung optik
  • Layar LCD atau OLED untuk menampilkan data

Perangkat pendukung seperti tali jam, tombol fisik, dan frame hanya menambah kenyamanan pemakaian, tetapi inti teknologinya ada pada sensor dan sistem pemrosesan data.

Cara Smartwatch Membantu Menjaga Kesehatan

Teknologi smartwatch di bidang kesehatan berkembang sangat cepat. Setidaknya ada empat kategori penggunaan utama yang paling populer saat ini.

1. Pemantauan Kesehatan 24 Jam

Hampir semua smartwatch modern mampu melacak:

  • detak jantung,
  • pola tidur,
  • jumlah langkah,
  • kalori yang terbakar,
  • tingkat stres,
  • hingga pernapasan.

Beberapa perangkat bahkan mulai mengembangkan kemampuan memantau tekanan darah dan gula darah tanpa jarum, sebuah terobosan yang sangat dinantikan.

Contoh nyata adalah smartwatch B1 yang digunakan dalam penelitian tidur dan aktivitas harian.

2. Smartwatch yang Mampu Memberikan Terapi

Di masa depan, smartwatch bukan hanya memantau, tetapi juga memberikan terapi otomatis.

Contohnya, perusahaan Chrono Therapeutics mengembangkan smartwatch yang dapat menyuntikkan obat secara otomatis pada waktu yang tepat untuk membantu pengguna mengatasi kecanduan nikotin.

Teknologi ini membuka jalan untuk self-therapy yang lebih aman dan terukur.

3. Smartwatch Khusus untuk Penyakit Tertentu

Beberapa perangkat dirancang untuk kondisi medis spesifik, misalnya:

  • Alat pemantau asma real time dari Healthcare Originals
  • Smart Stop untuk membantu perokok berhenti merokok
  • Smartwatch epilepsi yang memberi peringatan sebelum kejang terjadi
  • Wearable dementia yang membantu memantau lokasi dan aktivitas lansia

Teknologi ini memungkinkan perawatan kesehatan yang lebih personal dan responsif.

4. Terhubung dengan Rekam Medis Digital

Salah satu visi paling menjanjikan adalah integrasi smartwatch dengan:

  • rekam medis digital,
  • Big Data,
  • dan kecerdasan buatan (AI).

Bayangkan jika dokter bisa melihat data detak jantung Anda selama sebulan terakhir sebelum memberikan diagnosis. Atau smartwatch memberi rekomendasi otomatis kapan harus istirahat, olahraga, atau minum obat.

Dalam beberapa tahun ke depan, skenario ini sangat mungkin menjadi kenyataan.

Kesimpulan: Kecil di Tangan, Besar Pengaruhnya

Smartwatch telah membuktikan bahwa teknologi kecil bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan manusia. Mulai dari memantau kondisi tubuh, mendukung terapi, membantu pasien dengan penyakit tertentu, hingga berpotensi terhubung dengan rekam medis digital.

Dengan perkembangan sensor dan AI yang semakin pesat, masa depan kesehatan digital akan semakin mengandalkan perangkat seperti smartwatch. Perangkat ini bukan hanya membantu kita hidup lebih sehat, tetapi juga membuat layanan kesehatan lebih cepat, cerdas, dan personal.

Smartwatch—kecil bentuknya, besar manfaatnya.

Penulis: Siti Mastiah
Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. (*)

LAINNYA