Kabupaten Tangerang Wujudkan Pendidikan Gratis Hingga ke Sekolah Swasta

waktu baca 3 minutes
Selasa, 25 Nov 2025 10:55 0 Redaksi

KABUPATEN TANGERANG | TD Pendidikan berkualitas dan merata adalah hak fundamental setiap anak dan kunci utama kemajuan bangsa. Menjawab tantangan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuat terobosan bersejarah dengan meluncurkan Program Sekolah Gratis untuk jenjang SD dan SMP swasta. Melalui kebijakan strategis ini, Pemkab Tangerang menunjukkan komitmen luar biasa untuk memastikan tidak ada lagi anak yang terkendala biaya dalam meraih pendidikan dasar yang layak.

Program yang resmi berlaku pada tahun ajaran 2025/2026 ini memberikan dampak masif dan langsung dirasakan oleh puluhan ribu keluarga. Pada tahap awal, program ini berhasil menggandeng 179 sekolah swasta dan mencakup total 49.719 siswa, yang terdiri dari 15.824 siswa SD dan 33.895 siswa SMP. Dengan alokasi anggaran tahap pertama sebesar Rp40 miliar, program ini menanggung biaya operasional (SPP) dan investasi (uang pangkal) siswa.

“Kami memulai sebuah langkah besar, di mana anak-anak di sekolah swasta pun akan mendapat hak pendidikan gratis yang setara,” ungkap Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid. Beliau menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk meringankan beban orang tua dan memutus mata rantai putus sekolah, menjadikannya salah satu program percontohan di tingkat nasional.

Inovasi Kebijakan untuk Pendidikan Berkeadilan

Keberhasilan program ini ditopang oleh inovasi kebijakan yang kuat dan terstruktur. Payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang ditandatangani bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional 2025 menjadi landasan legalitasnya. Program ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan skema pembiayaan terencana dimana setiap siswa mendapat alokasi bantuan sebesar Rp100 ribu per bulan atau total Rp1,2 juta per tahun yang disalurkan langsung ke sekolah.

Mekanisme ini memastikan biaya operasional sekolah mitra tetap berjalan lancar tanpa membebani wali murid. Proses seleksi sekolah mitra dilakukan secara transparan oleh tim khusus yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, dan Badan Permusyawaratan Perguruan Swasta (BMPS) untuk menjamin akuntabilitas dan ketepatan sasaran.

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menyapa dan menyalami para siswa sekolah dasar saat kunjungan kegiatan pendidikan beberapa waktu yang lalu, sebagai bentuk dukungan terhadap program Sekolah Gratis jenjang SD dan SMP di Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

Pendekatan Holistik untuk Peningkatan SDM Unggul

Pemkab Tangerang memandang pendidikan gratis sebagai bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program ini dirancang secara holistik untuk berdampak langsung pada indikator makro pembangunan, seperti meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan menaikkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk.

Dengan menggratiskan sekolah swasta, Pemkab Tangerang tidak hanya memperluas akses pendidikan tetapi juga memperkuat peran sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kebijakan ini juga selaras dengan program prioritas lainnya, seperti beasiswa perguruan tinggi dan penyediaan bus sekolah gratis, yang semuanya bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif dari tingkat dasar hingga lanjut.

Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Sukses

Kunci utama dari realisasi program ambisius ini adalah kolaborasi yang solid hingga ke tingkat akar rumput. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Tangerang dengan ratusan kepala sekolah swasta menjadi simbol sinergi dan komitmen bersama. Dukungan dari legislatif, Dewan Pendidikan, dan organisasi sekolah swasta memastikan program ini berjalan sesuai rencana dan terus dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang.

Pemerintah menargetkan seluruh siswa SD dan SMP swasta di Kabupaten Tangerang dapat terfasilitasi sepenuhnya paling lambat pada tahun 2027. Perjalanan ini memang masih panjang, namun dengan komitmen yang tak tergoyahkan dan kerja bersama seluruh elemen, Kabupaten Tangerang berada di jalur yang tepat untuk melahirkan Generasi Emas 2045 yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif.

Penulis Naskah : Kamadigital. (*)

LAINNYA