SMP Negeri 8 Tangsel Wakili Banten di Jambore Muslim Internasional 2025

waktu baca 2 menit
Rabu, 3 Sep 2025 22:15 262 Nazwa

KOTA TANGSEL | TD – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mathoda, menyambangi SMP Negeri 8 untuk memberi semangat kepada para peserta Jambore Muslim Internasional 2025.

Kegiatan jambore tersebut akan berlangsung pada 9–14 September 2025, dengan Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya. Sebanyak 32 peserta dari Tangsel ikut berangkat, mewakili Kwarcab Tangsel sekaligus Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, SMP Negeri 8 mewakili Tangsel sekaligus Banten dalam kegiatan jambore internasional ini. Di Tangsel, SMP Negeri 8 adalah satu-satunya sekolah negeri yang ikut serta,” kata Mathoda. Rabu, 3 September 2025.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk menjalin komunikasi serta bertukar pengalaman dengan peserta Pramuka dari berbagai negara muslim.

“Semoga pengalaman ini menjadi bekal yang berharga bagi anak-anak. Setelah pulang, mereka bisa membawa pengetahuan, motivasi, dan semangat baru,” ujarnya.

Jambore Muslim Internasional 2025 disebut akan diikuti oleh Pramuka dari 28 negara. Selama kegiatan, peserta akan menjalani berbagai agenda perkemahan yang rutin digelar setiap penyelenggaraan.

“Jambore ini memang sudah sering diadakan di negara lain, namun baru pertama kali digelar di Indonesia. Karena itu, momen ini harus benar-benar dimanfaatkan,” tutur Mathoda.

Sementara, Kepala SMP Negeri 8 Kota Tangsel, Muslih, mengaku bangga sekolah yang ia pimpin mendapat mandat untuk mewakili Tangsel dalam ajang Jambore Muslim Internasional 2025.

“Terus terang saya merasa terkejut sekaligus bangga ketika SMPN 8 dipercaya untuk mewakili Tangsel. Sebelumnya, kegiatan serupa pernah diadakan di India dan diikuti sekitar 28 negara,” ujar Muslih.

Ia berharap keikutsertaan siswa SMPN 8 dapat menjadi wadah untuk menambah pengetahuan, wawasan, serta memperluas pergaulan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Saya sudah menekankan kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Jadikan ajang ini untuk menambah keterampilan, memperluas jaringan pertemanan, dan tentu saja mengharumkan nama sekolah,” jelasnya.

Kemudian, Aqeelah Key Meiroxanne, perwakilan ketua regu putri dari SMP Negeri 8 Kota Tangsel, mengaku bangga sekaligus antusias dapat mengikuti Jambore Muslim Internasional 2025.

Dalam kesempatan itu, Aqeelah menjelaskan bahwa SMPN 8 mengirimkan 16 anggota yang dibagi ke dalam dua regu, masing-masing beranggotakan delapan orang.

“Karena ini pengalaman pertama, jujur saya merasa sedikit khawatir, apalagi langsung di tingkat internasional tanpa tahap-tahap sebelumnya. Tapi insya Allah saya percaya diri dan siap,” ungkapnya.

Meski persiapan dilakukan secara terbatas, para peserta tetap berusaha memaksimalkan waktu latihan.

“Kami hanya melakukan Training Camp (TC), itu pun tidak setiap hari. Bahkan kemarin sempat libur dua hari, jadi materi yang didapat tidak terlalu banyak,” ujarnya. (Idris Ibrahim)

LAINNYA