TANGERANG | TD – Sastra surealisme adalah aliran sastra yang menggabungkan unsur-unsur realitas dengan unsur-unsur fantasi, mitologis, dan supranatural.
Surealisme juga diketahui sebagai sastra yang mengungkapkan aspek bawah sadar manusia yang cenderung irasional dalam citraannya.
Berikut ini 3 contoh karya surealisme yang cukup dikenal di dunia.
1. Metamorfosis karya Franz Kafka
Franz Kafka mengisahkan seorang lelaki pramuniaga yang suatu pagi berubah menjadi kecoa raksasa.
Dalam novel ini, Kafka menggunakan gaya surealisme untuk mengeksplorasi tema-tema seperti identitas, kesepian, alienasi, dan kekuasaan.
Novel Metamorfosis merupakan kritik terhadap sistem sosial yang mengeksploitasi manusia seperti mesin pekerja yang hanya memiliki nilai atas produktivitasnya.
Novel ini juga mengajak pembaca untuk merenungkan arti kehidupan, kemanusiaan, dan kebebasan.
2. Alice in the Wonderland karya Lewis Carroll
Lewis Carroll menceritakan petualangan gadis kecil bernama Alice ke dalam dunia fantasi setelah terjatuh di lubang kelinci.
Caroll menggunakan teknik-teknik surealis seperti nonsens, paradoks, metafora, dan simbolisme untuk menciptakan suasana yang absurd tetapi cukup menghibur. Melalui novel ini, Carroll sepertinya ingin mengkritik logika dan rasionalitas yang berlaku di dunia nyata dengan menunjukkan betapa konyolnya dan tidak berartinya peraturan-peraturan yang telah dibuat manusia.
3. One Hundred Years of Solitude karya Gabriel Garcia Marquez
Novel Marquez ini mengisahkan sejarah keluarga Buendia yang tinggal di sebuah desa rekaan bernama Macondo selama seratus tahun.
Dalam novel ini Marquez menggunakan teknik-teknik surealis, yaitu realisme magis, permainan siklus waktu, mitos, dan alegori. Melalui teknik-teknik yang kaya tersebut, ia menceritakan kehidupan, cinta, perang, dan kematian yang dialami keluarga Buendia.
Secara tidak langsung, sejarah keluarga Buendia tersebut mencerminkan kondisi politik, sosial, dan budaya Amerika Latin pada abad ke-20 dalam unsur-unsur fantasi dan gaya ungkap ironi.