3 Buku tentang Ekofeminisme yang Dapat Membuatmu Lebih Memahami Arti Penting Bumi

waktu baca 2 minutes
Selasa, 24 Jun 2025 01:21 0 Patricia Pawestri

BUKU | TD – Salah satu hal penting yang sering terlupakan dalam kehidupan kita adalah keadilan antara alam dan manusia. Hubungan keadilan semacam demikian dapat kita pahami dengan mempelajari ekofeminisme. Dalam ekofeminisme, perempuan memandang alam lingkungan sama seperti dirinya. Yakni mempunyai tubuh, dan dapat merasakan luka.

Sudut pandang perempuan pada pentingnya lingkungan hidup dalam ekofeminisme lahir dari perasaan perempuan yang penuh kepedulian terhadap segala hal di jagad. Perempuan yakin bahwa perilaku manusia sangat erat hubungannya dengan apa yang terjadi pada tubuh alam. Maksudnya, alam atau bumi pun dapat merasakan luka. Misalnya saat ada penebangan pohon, pembakaran hutan, atau penggalian untuk menambang mineral. Ia merasakan hal yang sama dengan bumi, yaitu rasa tidak berdaya dan adanya ketidakadilan yang melukai tubuh.

Hal inilah yang membuat para perempuan dan ekofeminis lainnya lantang menyuarakan pentingnya mencegah kerusakan lingkungan. Untuk memahami dengan lebih jelas mengenai ekofeminisme dan arti penting kelestarian lingkungan, berikut ini terdapat beberapa buku rekomendasi untuk kamu baca.

1. “Asal-Usul Ekofeminisme: Budaya Patriarki dan Sejarah Feminisasi Alam”

Buku yang ditulis Aurora Ponda ini memaparkan bumi diumpamakan sebagai ibu, atau ‘Ibu Bumi’. Dan juga bagaimana konstruksi sosial telah melemahkan nilai alam, seperti ia juga menekan posisi perempuan dalam kehidupan.

2. “Ekofeminisme: Arah Baru dan Apa yang Perlu Kita Ketahui”

Karya Nancy R Howell ini menjabarkan apa saja mengenai ekofeminisme. Termasuk definisi dan riwayat ekofeminisme, dan 3 kelompok di dalam ekofeminisme. Yakni ekofeminisme spiritual yang mengutamakan kesakralan dalam hubungan perempuan dengan alam. Ekofenimisme materialis, yang mengeksplorasi eksploitasi tubuh perempuan dan juga alam. Serta ekofeminisme sosialis yang menekan kapitalisme sebagai pangkal dari semua kehancuran di alam.

3. “Pertarungan Demi Surga”

Naomi Klein, dalam buku ini, mengungkapkan bagaimana politikus kotor dan para ekonom mendefinisikan bencana alam, dan membuatnya menjadi komoditas dalam kekuatan politik.

Buku yang tersusun berdasar fakta ini pun menceritakan berbagai peristiwa nyata dari perlawanan rakyat Puerto Rico terhadap kaum pemodal yang mengeksploitasi bumi hingga menimbulkan bencana alam.

Demikianlah 3 buku tentang ekofeminisme yang dapat membantu kamu memahami pentingnya kelestarian lingkungan. Dan juga tentang kepedulian para feminis terhadap apa yang bumi rasakan sebagai luka, yang terkait dengan derita yang sama dan ada dalam tubuh perempuan. (Patricia)

LAINNYA